TEMPAT WISATA DI LAMONGAN

TEMPAT WISATA DI LAMONGAN

BY : M.FATKHUR ROKHMAN
                                                                  CLASS : XII TPM @

1.    WISATA BAHARI LAMONGAN

Wisata Bahari Lamongan (WBL) merupakan tempat wisata atau tepatnya tempat rekreasi keluarga yang didalamnya terdapat berbagai jenis wahana permainan yang akan memanjakan pengunjung disana. Aku pernah satu kali kesana tepatnya tahun 2007, tapi permainannya belum selengkap sekarang. Dari Surabaya tempat wisata ini bisa ditempuh selama 2 jam.
Wisata Bahari Lamongan atau yang biasa disingkat WBL merupakan pengembangan dari objek wisata yang sudah ada sebelumnya yaitu Pantai Tanjung Kodok. Objek wisata ini terletak di pesisir utara pantai Jawa tepatnya di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0yRaU20uC_NtGu8SeHxeJ54k-mG1Rvy04m37TKgOTFUCtrcDB8AQw9i3rHw-QKAOpJIh-9gFgJe5vBKh6RIRSJ3QKGB4AqWXfPOurBtHfhaoN8Yp5uDdz8oVxBjKnJmXFB9-qphSzPg0/s1600/wbl.jpg
Pintu Masuk Wisata Bahari Lamongan
WBL berdiri diatas lahan seluas 11 hektar dengan jam operasional mulai pukul 08.30-16.30 WIB. Ciri bangunan yang paling menonjol di WBL ini adalah sebuah patung kepiting raksasa yang berada tepat diatas pintu masuk yang sangat menarik bagi pengunjung terutama anak-anak.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-8vBjBpqiTP__4MJ413MrsHdGuStKB787WophEfpwOZ8u7RwfECK88jTTVl7Vi6HqdW_zG9UuDlijHIlcvRLOnnuRoKOyFOXhZzGLm1EAzgwaYanQDUTM66Co6nDyNodUQfilYEhaBDY/s1600/wbl2.jpg
Paus Dangdut
Dengan harga tiket terusan Rp 50 ribu (senin-kamis) dan Rp 60 ribu (jumat-minggu dan hari besar), pengunjung bisa menikmati beberapa permainan yang ada didalam WBL. Wahana permainan tersebut adalah :  
  • Rumah Kucing
  • Galeri Kapal dan Kerang
  • Sarang Bajak Laut
  • Goa Insektarium
  • Permainan Air
  • Playground Remaja
  • Playground Pasir
  • Kolam Renang Air Tawar
  • Kolam Renang Air Laut
  • Waterboom
  • Kano
  • Anjungan Walisongo
  • Bioskop 3 Dimensi
  • Rumah Sakit Hantu
  • Rotary Coaster
  • Samba Jet
  • Ranger (baru)
  • Mini Columbus
  • Arena Bermain
  • Tembak Air
  • Mini Bumper Car dan Boat
  • Motocross
  • Planet Kaca
  • Paus Dangdut (baru)
  • Jet Coaster
  • Bumper Car
  • Space Shuttle
  • Rodeo
  • Drop Zone (baru)
  • Istana Boneka
  • Crazy Car
  • Klinik

Ada juga permainan yang harus mengeluarkan biaya tambahan seperti :

  • Arena Panahan ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Zona Perang/4 koin ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Istana Hantu/4 koin ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Arena Foto Cowboy ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Kereta Andong ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Soccer/4 koin ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Big hammer/4 koin ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Boxing/4 koin ( baru ) Rp. 5 ribu
  • Arena Ketangkasan/kupon Rp. 1.000
  • Video Games/4 koin Rp. 5 ribu
  • Flying Fox/org ( baru ) Rp. 20 ribu
  • ATV Rp. 10 ribu
  • Kiddie Ride/4 koin Rp. 5 ribu
  • Sepeda Air/5 menit Rp. 7 ribu
  • Ski Boat/org Rp. 10 ribu
  • Long Boat/org Rp. 20 ribu
  • Speed Boat/max. 4 org Rp. 100 ribu
  • King Donut Boat/paket/max. 5 org ( baru ) Rp. 150 ribu
  • Banana Boat/paket/max. 5 org Rp. 175 ribu
  • Perahu Tradisional/org/max. 10 org Rp. 10 ribu
  • Blue Eagle/jam/max. 10 org Rp. 2,5 juta
  • GoKart/1 Lap Rp. 14 ribu
  • GoKart/2 Lap Rp. 25 ribu
Selain semua permainan diatas, terdapat juga fasilitas penunjang lainnya seperti Pasar Hidangan, Pasar Wisata, Cafe n Resto, Pasar Buah dan Ikan serta fasilitas umum lain seperti Mushola, Klinik, ATM, Tempat Menyusui Ibu & Bayi, Toilet, Tempat Parkir dan lain sebagainya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3NY5Q4qQ7NoyU4XrYv2M6os3YEbqYCa-CTLHqk0x5M1VKSnUvg8kLkwNmUrnbkHu4VQPRZcdI2k1_PW2Mub_WyGU3GFnQkcI9DpsvkxpnyjSqsqIeIyekz03G0xuE7M1qr_b_oPRepfI/s1600/wbl5.jpg
Permainan Air
Selain itu WBL terhubung dengan Pantai Tanjung Kodok, Maharazi Zoo dan Goa Maharani membuat liburan sobat dan keluarga begitu lengkap dan sempurna. Buruan rencanakan liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru sobat ke















2.      Maharani Zoo  & Goa Maharani
http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani-Zoo-1-copy.jpg
Jalan-jalan ke Lamongan Jawa Timur, jangan lupa untuk menyempatkan berekreasi ke Maharani Zoo & Goa  yang hanya mempunyai jarak tempuh 1,5 jam dari kota Surabaya.

Maharani Zoo  & Goa Maharani terletak dalam satu area, sehingga dengan membeli satu tiket, kita tidak hanya akan menikmati keunikan satwa tapi juga bisa menikmati keindahan bebatuan di dalam Gua Maharani.
Kalau selama ini kita berwisata ke dalam gua biasanya hanya diterangi dengan lampu senter ataupun lampu minyak tanah dari penduduk setempat, namun tidak demikian di Gua Maharani.  Gua Maharani ini bermandikan cahaya berwarna-warni dan memperlihatkan keindahan masing-masing bentuk bebatuan di dalamnya. Anak-anak pun juga akan menikmati keunikan dan keindahan gua yang ditemukan sejak tahun 1992 ini. Stalaktit dan stalagmit yang tumbuh di dalam gua dapat memancarkan cahaya warna warni bila terkena sorot cahaya.

http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/MaharaniZoo&Goa_9-copy.jpg

Kondisi di dalam gua ini bak istana yang dipenuhi pilar-pilar penyangga dan langit-langit berukir. Bentuk  stalagtit & stalagmit di dalam Goa Maharani memang cukup unik, ada yang berbentuk mirip singgasana raja ada pula yang mirip flora/fauna.
http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/MaharaniZoo&Goa_10-copy.jpg

Di dekat pintu gua, kita juga bisa menikmati Museum Batu (Gem Stone Gallery) yang  berisi koleksi bebatuan eksotis zaman purba dari berbagai penjuru dunia dengan desain unik dan menawan. Ada batu Amethyst, Giok, Heulandite, Malachite, Emerald dan masih banyak lagi. Yang paling istimewa di Museum Batu ini adalah Batu Mutiara yang di lengkapi kaca pembesar sehingga kita bisa melihat keindahan di dalam batu secara detail.
http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/MaharaniZoo&Goa_11-copy.jpg
Dengan luas kurang lebih 3 hektar, dibutuhkan waktu kurang lebih setengah jam untuk mengitari gua dengan mengikuti tangga dan jalan setapak dari bahan semen yang dibangun didalam gua.

Tentang ventilasi udara di dalam gua, tidak usah khawatir karena pada bagian atas gua telah dibuatkan jalan angin berupa blower kipas angin yang menembus batu setebal lima meter sehingga suasana di dalam gua tetap sejuk. 

Wahana-wahana unik yang dapat kita nikmati di Maharani Zoo & Goa:
  • GALERI SATWA
    Adalah galeri dengan setting bangunan bergaya Afrika dan dipenuhi oleh offset satwa dari berbagai belahan dunia yang telah diawetkan, diantaranya; Beruang Putih, Harimau, Primata, Fosil Ikan Paus Biru, Ikan Paus Bongkok, Replika Pthenerodaktil, Mammoth, Brancius Saurus
  • GEM STONE GALLERY
    Disebut juga Museum Batu dengan koleksi batu – batuan purba dari berbagai penjuru dunia, diantaranya:Amethys (Kecubung), Emerald (Jamrud), Jade (Giok), Shicuan (sejenis Permata), Full Gurit (sejenis batu kapur), Mosautut Fosil berbentuk gigi buaya (Aligator), Ammonethys berbentuk seperti keong, Fosil daun, dll

    http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani%20Zoo%208%20copy.jpghttp://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/343971392_MaharaniZoo&Goa_13-copy.jpg
  • GOA MAHARANI
    Dengan luas mecapau 2000 m2, kita dapat menikmati Stalaktit & Stalakmit nan indah dengtan beraneka ragam bentuk yang menakjubkan dan  terbentuk secara alami. Stalaktit dan Stalakmit di dalam Goa Maharni ini masih aktif dengan pertumbuhan ± 1cm per sepuluh tahun. Goa ini belum dilengkapi dengan AC sehingga akan lebih nyaman bila pengunjung mengenakan baju yang santai, alas kaki yang nyaman, dan  membawa bekal minuman yang cukup banyak.
  • MAHARANI ZOO/ TAMAN SATWA
    Adalah taman kebun binatang dari berbagai belahan dunia dintaranya, Afrika, Brasil, Amerika Selatan, Australia, dll. Beberapa jenis binatang diMaharani Zoo diantaranya adalah; Gnue/Wildebeest, Scimitar Oryx, Siamang, Coatimundi, Marmoset, Llama, Alpaca, Binturong, Wallabi, Singa Putih dll.

    http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani%20Zoo%209%20copy.jpg

    http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani%20Zoo%2011%20copy.jpg
  • EXOTIC ALBINO
    Merupakan lokasi khusus yang ditempati satwa – satwa albino/ hewan berkelainan Gen kulit. Bulu binatang-binatang ini berwarna muda dan cenderung berwarna putih.

    http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani%20Zoo%203%20copy.jpg

    http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani%20Zoo%202%20copy.jpg
Selagi di Maharani Zoo dan Goa, bila masih ada waktu mampirlah ke Wisata Bahari Lamongan yang berada tepat di seberang bangunan Maharani Zoo dan Goa. Kedua tempat ini dimiliki oleh satu grup  perusahaan dan kita pun bisa membeli tiket terusan dengan harga yang lebih murah untuk bermain di dua tempat ini. Untuk menuju ke Wisata Bahari Lamongan pun kita tinggal menyebrangi Jembatan penghubung yang dibangun khusus oleh pihak pengelola. 
http://liburan-anak.com/images/media/Maharani%20ZOO/DSC00609.jpg
Jembatan penghubung antara Maharani Zoo & Goa dengan Wisata Bahari Lamongan
Saran kami, belilah tiket terusan karena lebih murah dan datanglah sepagi mungkin ke Wisata Bahari Lamongan terlebih dahulu sebelum ke Maharani Zoo & Goa. Selain pada pagi hari mataharinya belum terlalu terik, suasana teduh Maharani Zoo & Goa sangat cocok dijadikan tempat beristirahat setelah lelah bermain puas di Wisata Bahari Lamongan. 
http://liburananak.com/images/media/Maharani%20ZOO/Maharani%20Zoo%20Goa.jpg
Harga Tiket Berlaku Mulai Tgl 16 Februari 2015
Ketentuan:
WISATA BAHARI LAMONGAN ( WBL )
  • weekday ( senin - kamis ) Rp. 60.000,-
  • weekend ( jumat - minggu, hari besar nasional, musim libur WBL ) Rp. 80.000,-
MAHARANI ZOO & GOA ( MZG )
  • weekday ( senin - kamis ) Rp. 40.000,-
  • weekend ( jumat - minggu, hari besar nasional, musim libur WBL ) Rp. 60.000,-
WISATA BAHARI LAMONGAN + MAHARANI ZOO & GOA ( WBL + MZG )
  • weekday ( senin - kamis ) Rp. 70.000,-
  • weekend ( jumat - minggu, hari besar nasional, musim libur WBL ) Rp. 100.000,-
Musim Libur WBL 2014 :
  • 11 Mei 2015 s/d 18 Juni 2015
  • 13 Juli 2015 s/d 26 Juli 2015
  • 21 Desember 2015 s/d 03 Januari 2016 
Untuk anak-anak yang memiliki tinggi badan 85 cm dikenakan 1 tiket masuk.
3.    WADUK GONDANG
https://suaralamongan.files.wordpress.com/2012/09/waduk-gondang.jpeg?w=150&h=86
Waduk Gondang adalah sebuah waduk yang ada di provinsi Jawa Timur, Indonesia, tepatnya terletak 19 km arah barat Lamongan, di desa Gondang Lor dan Deket Agung Kecamatan Sugio. Untuk menuju lokasi ini selain dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dapat juga menggunakan angkutan umum dari Lamongan menuju Gondang. Peresmiannya dilakukan oleh Presiden Suharto tahun 1987. waduk ini memiliki luas 6,60 Ha dengan kedalaman sekitar 29 meter. Tidak jauh dari lokasi waduk terdapat makam Dewi Sekardadu, putri Blambangan, istri Kanjeng Maulana Iskak yang juga disebut Mbok Rondo Gondang merupakan ibu Jaka Samudra atau Sunan Giri. Ditemukan tahun 1911 dan dipugar tahun 1917 oleh pemerintah.
Waduk Gondang, terletak 19 km arah barat kota Lamongan, tepatnya di desa Gondang Lor. Waduk atau Bendungan ini telah diresmikan pada tahun 1987 oleh Presiden Soeharto.
Waduk Gondang memiliki luas 6,60 hektar dengan kedalaman sekitar 29 meter. Selain sebagai sarana penampungan air bagi ribuan hektar sawah di Lamongan, Waduk Gondang, juga menjadi tempat favourit untuk wisata air bagi keluarga dan wisatawan yang berkunjung.
Di samping bisa menikmati luasnya pemandangan air, Waduk yang dipenuhi pepohonan ini, juga dilengkapi dengan sarana bermain anak-anak, bumi perkemahan, kebun binatang mini yang dihuni oleh Rusa, Orang Hutan, Kera, burung Garuda, Merak, Ular dan satwa lainnya.
Salah satu fasilitas dari waduk ini adalah perahu milik nelayan setempat yang siap mengantarkan para pengunjung menikmati luasnya Waduk Gondang dengan biaya 20 ribu rupiah.
4.    MAKAM SUNAN DRAJAT
Image result for sunan drajat
  Jika kita melakukan ziarah Walisongo, kita akan banyak berkeliling Jawa Timur. Karena memang lima dari sembilan makam wali tersebut berada di provinsi ini. Salah satunya adalah makam Sunan Drajat.
Makam Sunan yang bernama asli Raden Qosim ini berada di desa Drajat, kecamatan Paciran, Lamongan. Berada sekitar 1 km sebelah selatan pertigaan Drajat di Pantura (Pantai Utara) Lamongan, atau sekitar 29 km sebelah utara pertigaan Sukodadi.
Saat memasuki kompleks makam Sunan Drajat, kita akan disambut dengan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan batuan yang tersusun tanpa semen. Bangunan ini memang menjadi ciri khas makam yang dipugar tahun 1992 tersbut. Berbeda dengan kompleks makam Sunan Ampel di Surabaya dan Sunan Bonang di Tuban yang merupakan ayah dan saudara kandung Sunan Drajat. Kompleks makam dua sunan tersebut tampak lebih modern.
Makam Sunan Drajat
Pepohonan yang rindang menjadi peneduh di kompleks makam ini. Cukup membuat sejuk, mengingat daerah Drajat yang termasuk pesisir mempunyai cuaca yang panas. Dari gerbang masuk, kita akan melewati jalan setapak menuju ke makam Sunan Drajat. Di kiri kanan jalan setapak ini kita bisa melihat banyak makam lain dan di antara pepohonan.
Di sepanjang jalan menuju ke makam ini juga kita akan menaiki beberapa anak tangga. Di setiap tingkatan anak tangga tersebut, kita akan menemui tulisan satu demi satu dari tujuh filosofi ajaran Sunan Drajat dalam menyebarkan Islam.
Ketujuh filosofi itu adalah:
  • Memangun resep tyasing sasomo (Kita harus selalu membuat senag hati orang lain).
  • Jroning suka kudu eling lan waspada (Dalam suasana riang, kita harus ingat dan waspada).
  • Laksmitaning subrata tan nyipta marang pringgabayaning lampah (Dalam perjalanan mencapai cita-cita luhur, kita tidak peduli dengan segala bentuk rintangan).
  • Meper hardaning pancadriya (Kita harus selalu menekan gelora hawa nafsu).
  • Heneng-hening-henung (Dalam keadaan diam, kita akan memperoleh keheningan dan dalam hening itulah kita akan mencapai cita-cita luhur).
  • Mulya guna panca waktu (Suatu kebahagiaan lahir batin akan kita capai dengan sholat lima waktu).
  • Menehana teken marang wong kang wuta, Menehana mangan marang wong kang luwe, Menehana busana marang wong kang weda, Menehana ngiyop marang wong kang kodanan.
Saya orang Jawa tulen asli Lamongan tapi hanya filosofi terakhir ini saja yang saya tahu artinya dengan pasti: Berikan tongkat pada orang yang buta, berikan makan pada orang yang lapar, berikan pakaian pada orang yang telanjang, serta beri naungan pada orang yang kehujanan.
Maksud dari filosofi ini adalah: Berilah ilmu agar  orang menjadi pandai, sejahterakanlah kehidupan masyarakat yang miskin, ajarilah kesusilaan pada orang yang tidak  punya malu, Serta beri perlindungan pada orang yang menderita.
Makam Sunan Drajat
Sunan Drajat menyiarkan agama Islam lewat tembang-tembang macapat yang berbentuk pangkur. Masyarakat yang dulunya memiliki kepercayaan animisme-dinamisme ‘tersihir’ dengan nada-nada pangkur yang berisi kandungan Al-Qur’an yang dibawakan olehnya.
Sunan Drajat juga dikenal dengan tutur katanya yang menyejukkan. Oleh karena itu, ia mendapat julukan Sunan Mayang Madu dari Raden Patah, sultan Kerajaan Demak. “Mayang berati kembang (bunga)  dan madu berarti mengobati. Ini sebagai ungkapan yang menggambarkan setiap tutur beliau yang menyejukkan,” ucap Pak Edi, juru kunci makam Sunan Drajat.
Sunan Drajat menggunakan media gamelan untuk iringan tembang mocopatnya. Dan gamelan-gamelan tersebut masih tersimpan di dalam museum yang letaknya di sebelah timur makam. Selain gamelan, di dalam museum juga terdapat kitab-kitab yang dulunya milik Sunan Drajat, juga keramik dalam bentuk piring, mangkuk, sendok, dan lain-lain. Selain barang tersebut, masih banyak peninggalan Sunan Drajat lainnya di museum ini.
Makam Sunan Drajat
Makam Sunan Drajat ini di buka setiap hari 24 jam, namun untuk museumnya hanya buka pagi hingga menjelang petang. Makam ini jarang terlihat sepi oleh pengunjung, dan akan sangat ramai di hari-hari besar islam seperti di bulan Rajab atau Romadhon.
Selain pengunjung dari Lamongan sendiri, banyak juga pengunjung yang berasal dari luar kota. Mereka biasanya datang dalam rangka ziarah Walisongo. Seperti yang dilakukan oleh Santri dari Pondok Pesantren di Gondang Legi, Malang. “Ini kunjungan keempat kami setelah mendatangi makam-makam lainnya,” kata Ahmad, salah panitia dari Pesantren tersebut.
Setelah selesai berkunjung, sepanjang jalan keluar dari makam, kita akan melewati pedagang-pedagang yang menjual aneka oleh-oleh baik berupa makanan atau pakaian seperti di kebanyakan makam Walisongo lainnya.
Untuk masuk ke dalam makam sebenarnya tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, apabila Anda datang dengan mengunakan kendaraan pribadi mobil atau bus seperti rombongan dari Pesantren Gondang Legi tadi, Anda akan dikenakan biaya parkir Rp 50.000 dan Rp 1.000 per orang. Makam ini bisa dibilang wajib untuk dimasukkan ke dalam daftar wisata religi Anda. Apalagi jika Anda sedang berada tidak jauh dari wilayah Lamongan.
Rute dari Terminal Bungurasih:
– Naik bus kota jurusan Osowilangun, pilih yang lewat tol. Tarif Rp 5.000,- (AC PATAS).
– Dari Osowilangun, naik bus mini warna hijau jurusan Paciran, minta turun Drajat (bilang Kondektur). Ongkos Rp 9.000,-
– Dari jalan raya ke makam Sunan Drajat bisa naik ojek atau jalan kaki, sekitar 1 km.
5.    GUNUNG PEGAT
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3woPT8eslMcAGp45FWTAV4oF9QLecLTe1dzg7SQ3-L5hrBzVISL-MqqcGtJiCbsHYQsHc88mRMiT_ab7_yFVywa9HFDpEbQXK44cYbrCVLtV_fBiucfliercaAlCQ71SmpXNuefNQrWM/s320/IMAG0118.jpg
Telah kita ketahui bahwa Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai masyarakat adat dengan sistem kepercayaan yang bermacam-macam dan masih di pegang teguh oleh sebagian komunitas, seperti masyarakat Desa Karang Kembang yang percaya terhadap mitos. Mitos merupakan sebuah problem tersendiri bagi masyarakat yang menganutnya, terutama pada hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan seharihari, karena mitos yang diyakini oleh suatu komunitas masyarakat merupakan suatu kejadian pada zaman dahulu yang mempunyai arti penting bagi kehidupan. 
Mitos disini adalah semacam takhayyul sebagai akibat ketidakt ahuan manusia yang lambat laun berubah menjadi kepercayaan yang biasanya dibarengi dengan rasa ketakjuban, ketakutan atau kedua-duanya. Dan dalam reaksinya lalu timbul rasa hormat yang berlebih-lebihan, yang melahirkan sikap pemujaan (kultus).
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFWWiayWrSTIftosu7s-qreq2N6kEYFa0pThxK6WKP-LOO9NvFv6mdhJvBK1q7PIwK5JGQ1RSA4ThyQ_vUZgfU68LSVSAJcL0n4XrFi50fHbfr6wv3msEDTqHBv78_1ykKJsojjKW15zs/s200/IMAG0087.jpg
Sebagaimana mitos “Gunung Pegat” yang dipercaya oleh masyarakat Desa Karang Kembang Kec. Babat Kab. Lamongan serta beberapa wilayah Kabupaten Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang, Kediri dan Blitar serta Tulung Agung Menjadi fenomena tersendiri yang berhubugan dengan perceraian. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoR7qBEKXknL-V87eXefPLgKb2WCMU_ngeVCDRIo4B4-R2dRNRv75V49eXQyUGWA-GNstsIbz53i3ImpYdA9qrgp9X5_26Ot2KdTwD5gfa3UELdnL6PfCU6G031ihXMJ0nJwXd8j1-WWE/s200/IMAG0061_2.jpg
Mitos ini berawal ketika zaman pendudukan Belanda, dimana rakyat Indonesia diperlakukan seperti hewan, disuruh bekerja siang-malam tanpa upah. Istilah ini dikenal dengan kerja “Rodi”. Untuk memudahkan invasi Belanda terhadap Indonesia, ketika itu masyarakat disuruh bekerja membangun Jalur kereta api 1917 yang menghubungkan antarta wilayah utara Jawa Timur dengan wilayah selatan Jawa Timur dengan menerobos gunung. Dengan susah payah masyarakat berusaha meratakan gunung untuk dibuat jalan, tidak sedikit korban jiwa dalam pembangunan jalan itu. Oleh karena itu masyarakat “menyumpahi” dengan perkataan “barang siapa yang melewati jalan ini maka akan pegatan”.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0yRaU20uC_NtGu8SeHxeJ54k-mG1Rvy04m37TKgOTFUCtrcDB8AQw9i3rHw-QKAOpJIh-9gFgJe5vBKh6RIRSJ3QKGB4AqWXfPOurBtHfhaoN8Yp5uDdz8oVxBjKnJmXFB9-qphSzPg0/s1600/wbl.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdnf9j2a4fbM9BHaVOIl6X_4frHxYCPYSWM1IhaGflsSHxq7VpfYqwa4FbzxGRkoUEZ6IKjlgsSMhCN-2gvhe5Wrj3ofUEZ32Ha44g2NTP0OQ_IRdY0vPc5zGz7VjtzxLQox29mcJsOJc/s200/IMAG0101.jpg
Keberadaan mitos ini lebih dititikberatkan pada keutuhan rumah tangga bagi pengantin yang melewati Gunung Pegat. Tidak heran, jika ada rumah tangga yang hancur selalu dikaitkan dengan mitos tersebut. Hal ini menjadi problem bagi orang tua yang menikahkan Putra-Putrinya apabila berbatasan dengan Gunung Pegat, karena jika tidak sesuai dengan mitos (melanggarnya) maka banyak resiko yang akan menimpanya seperti keluarganya tidak harmonis, sengsara, rizkinya sulit, tidak punya anak, meninggal dll.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhe4NahMqi9ewA_XwrzKR-L9sVEEKG-Fchg9lzZwvUs-PXkWEe4O6dlmbJRvN3-lI3cxm2xQNlvqsVcqrGXTAXXe9v2TjjcWcJyg5HOio1bVSFaDZdlNkWaWSjXAXP1FWATyhLmPWOW64w/s200/gunung+pegat+3.jpg

Berdasarkan pada pengalaman dan pemahaman masyarakat di Desa Karang Kembang Kec. Babat Kab. Lamongan, mitos "Gunung Pegat" sudah menjadi bagian peraturan yang harus benar-benar dianutnya dan tidak boleh dilanggar pasangan untuk sampai pada proses perkawinan. Hal seperti ini pernah dilakukan oleh Taufik yang ingin menikahi Perempuan asli Lamongan. karena berbatasan dengan Gunung Pegat maka pernikahan tidak dapat dilangsungkan.





1 komentar:

Copyright © 2013 kumpulan foto pondok pesantren sunan drajat